Ini adalah Blog Pribadi Ku , Jadi Selamat Menjelajah di Blogku. Dan Semoga Bermanfaat.

Cerita rakyat Ternate Legenda Danau Tolire: Misteri Buaya Putih

Legenda mengenai danau
misterius dengan sering
ditemukannya buaya putih di
daerah Maluku ini. danau
Tolire saat ini merupakan
sebuah Danau wisata, tempatnya
di Ternate,
kepulauan Maluku. Tahukah
anda danau Tolire tersebut
bukan hanya indah tetapi
juga menyimpan kemisteriusan.
Salah satu Misterinya adalah
jika kita melempar apapun,
sekeras apapun kedalam
danau maka benda tersebut
tidak akan pernah mengenai
permukaan air danau tersebut.
Dipercaya juga
Buaya Putih yang misterius
hidup didanau tersebut. Aneh?
Mistik? Misterius? hal ini perlu
ditelusuri lebih lanjut. Menurut
penduduk setempat kejadian
tersebut tidak lepas dari
legenda danau tersebut
secara turun temurun.Marilah
kita mulai telusuri dari TKP
eh.. lokasi tempat misterius ini
berasal.. Danau Tolire!. Misteri
Danau Tolire Maluku memang
masih sangat
terasa kental keindahan
alamnya, salah satunya yang
dikenal adalah danau Tolire.
Danau wisata yang terletak
sekitar 10 km dari pusat kota
Ternate ini selain mengandung
keindahan juga menyimpan
misteri. Legenda Danau Tolire:
Misteri Buaya Putih dari Maluku
Danau Tolire berada di bawah
kaki Gunung Gamalama, gunung
api tertingi di Maluku
Utara. Di sisi kanan hamparan
tanaman jati emas dan
pepohonan Jambulang (buah
khas Ternate, Disisi barat,
atau di belakang saat menghadap
danau, deretan
pohon kelapa dan luasnya laut
dan sunset sore hari
merupakan pemandangan
spesial khas Tolire. Danau Tolire
terdiri dari dua
buah danau, yaitu Danau
Tolire Besar dan Danau Tolire
Kecil. Jarak antara keduanya
hanya sekitar 200 meter.
Uniknya danau Tolire besar
sekilas terlihat seperti kuali
besar karena dikelilingi
tebing2 tinggi dari gunung
Gamalama. Danau air tawar ini
juga dihuni oleh banyak ikan2
air tawar. Berdasarkan sejarah
geologi,
terbentuknya Danau Tolire
adalah akibat dari letusan
freatik yang pernah terjadi
daerah ini. Legenda Danau Tolire
Dahulu kala dilokasi tersebut
merupakan sebuah desa
perkampungan. Warga desa
tersebut hidup sejahtera dan
mempunyai tali persaudaraan
yang kuat, sehingga tidaklah aneh
jika semua warga didesa
tersebut saling mengenal
pribadi satu sama lain. Sampai
suatu ketika terjadi kejadian
yang diluar dugaan. Seorang
bapak menghamili
anaknya sendiri. Kejadian
tersebut akhirnya diketahui
masyarakat sekitar dan
membuat seluruh warga
marah. Mereka mengutuk sang
ayah dan anak tersebut
dan mengusir mereka dari
desa. Karena terpaksa dan
merasa malu maka ayah dan
anak tersebut pergi
meninggalkan desa. Ketika
mereka melangkahkan kaki
pergi dari desa suatu kejadian
aneh terjadi. Konon katanya
seketika
tempat mereka (ayah dan
anak itu) berpijak terbelah
akibat gempa dahsyat secara
tiba-tiba. Sang penguasa
murka dan menghukum ayah,
anak, beserta desa tersebut
menjadi dua buah danau. Satu
danau besar yang kemudian
disebut tolire besar (lamo)
yang menggambarkan sang
ayah. Satu lagi danau yang lebih
kecil yang disebut tolire
kecil (ici) yang mencerminkan
sang anak. Sampai sekarang
kedua danau
tersebut masih ada sampai
sekarang. Menurut
masyarakat kedalaman danau
Tolire tidak terukur Konon
katanya para warga
desa tersebut sekarang
berubah menjadi buaya putih
yang melindungi danau sampai
sekarang. Penduduk setempat
meyakini danau tersebut dihuni
oleh ratusan buaya
putih berukuran sekitar 10
meter yang kerap kali
menampakkan dirinya. Itu
sebabnya mengapa
pengunjung dilarang berendam,
berenang, bahkan
memancing di danau Tolire,
karena mereka percaya
barang siapa yang
mengganggu danau akan
menjadi mangsa buaya putih.
Buaya putih hanya bisa dilihat
oleh orang2 tertentu yang
memiliki hati yang bersih, jadi
tidak semua orang bisa
melihatnya. Tapi memang ada
beberapa wisatawan yang bisa
melihat Buaya Putih
tersebut. buaya putih albino..
Buaya putih maluku mirip ini kali
ya?? Pernah suatu ketika seorang
perantau dari luar negeri
tidak percaya akan adanya
legenda tersebut. Dia
memaksa untuk berenang di
danau tersebut untuk
membuktikan kebenaran
legenda itu walaupun sudah
dilarang warga. Diapun
akhirnya berenang di danau
dan hilang begitu saja. Warga
percaya kalau perantau itu telah
dimangsa oleh buaya
putih. Danau ini juga menyimpan
keanehan lainnya. Katanya
jika kita melempar benda ke
danau tersebut sekeras
apapun benda tersebut tidak
akan pernah menyentuh
permukaan danau.
Kebanyakan wisatawan yang
datang ke danau ini tidak
hanya menikmati
pemandangan tetapi juga ingin
mencoba kebenaran legenda
setempat. Akibatnya disekeliling
danau
dijual batu kerikil khusus
untuk dilempar kedalam
danau. Benar saja, tidak ada
satu orang pun yang berhasil
menyentuh permukaan danau.
Batu yang dilempar seperti
ditahan oleh kekuatan
gravitasi tertentu. Menurut
penduduk setempat kekuatan
Buaya Putihlah yang menahan
batu2 tersebut agar tidak
mengenai permukaan danau.
Apakah yang menyebabkan
batu2 itu bisa tertahan?
apakah mungkin ada kekuatan
gaib yang menahannya???
Menurut pendapat saya
mungkin didasar kedalaman
danau tersebut terdapat
suatu gas atau zat tertentu
yang dapat mengurangi
kekuatan gravitasi sehingga
terasa seperti melayang
(apalagi batu kerikil). Kalau
mengenai Buaya Putih selama
saya belum pernah melihat
sendiri jadi saya tidak
percaya, tapi memang
Indonesia kaya akan hal2 gaib
seperti ini, ada yang nyata ada
juga yang tidak, jadi
mungkin keberadaan buaya
putih itu memang ada. Yang
harus diperhatikan
adalah semua legenda pasti
berasal dari kisah/kejadian
nyata yang mungkin salah
diinterpretasikan. ngkalee...!!
hehe Menurut pendapat admin
sih
meskipun sebuah legenda
selalu memiliki makna ganda
yang tersirat antara
kebenaran dan fiksi-nya,
marilah kita serahkan kepada
pembaca sekalian mengenai
kebenaran legenda ini.
percaya tau tidak its up to
you.. kalo bener-bener gak
percaya mendingan pergi saja
kesana terus nyemplung sekalian
nantangin tuch
buaya, kalo beneran ada??..
hehe tanggung sendiri
akibatnya. udah ah.. laper nih
ane mo makan roti buaya
aja ..
Tag : Kisah
0 Komentar untuk "Cerita rakyat Ternate Legenda Danau Tolire: Misteri Buaya Putih"

Back To Top